MAKALAH BUDIDAYA DAN MANFAAT BUAH MENGKUDU
di susun oleh :
...
...
..
MA AZHAR KOTA BANJAR
.,,,,
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa
atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai .
Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak
yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun
pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
10 February 2016
Penyusun
iv
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
MOTTO DAN PERSEMBAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Manfaat Penulisan
D. Tujuan Penulisan
E. Metode Penulisan
F. Pembatasan Istilah
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
buah mengkudu
B. Kandungan
zat yang terdapat dalam buah mengkudu
C. Manfaat
buah mengkudu
D. Langkah-langkah
budidaya tanaman mengkudu secara
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
v
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Ketika krisis moneter melanda Indonesia, masyarakat banyak yang
memilih kembali ke alam dalam pola hidupnya, Terutama dalam pola makan maupun
menyembuhkan penyakit. Menyangkut pengobatan, masyarakat juga sudah mulai
kembali kebahan-bahan alami, misalnya tumbuh-tumbuhan banyak dicari orang untuk
pengobatan. Tumbuh-tumbuhan obat ini selain murah juga tanpa efek samping asal
dosisnya tepat.
Salah satunya adalah buah mengkudu.
Sebenarnya sejak dulu masyarakat Indonesia sudah menggunakan buah mengkudu
sebagai bahan pengobatan dan untuk menjaga stamina tubuh. Tetapi karena zaman
sekarang yang serba praktis ini membuat orang menjadi lupa pada peninggalan
nenek moyang. Masyarakat tidak lagi mengkonsumsi mengkudu mungkin karena
rasanya yang tidak enak, baunnya yang tidak sedap dan getir.
Buah mengkudu ini sudah diteliti bisa digunakan sebagai obat
tradisional untuk menyembuhkan beberapa macam penyakit. Dengan berbagai macam
pengolahan dari buah mengkudu, manfaatnya banyak digunakan sebagai pengganti
obat berbahan kimia.
Dengan adanya makalah ini, semoga
tanaman disekitar kita tidak terabaikkan lagi, walaupun sebelumnya kita tidak
mengetahui apa manfaat dari tanaman tersebut.
1
2
B. Rumusan
Masalah
Berpijak pada latar belakang diatas,
maka yang menjadi rumusan masalah pada penulisan makalah ini adalah :
1. Apa pengertian buah mengkudu ?
2. Apa saja zat yang terkandung di dalam
buah mengkudu ?
3. Apa saja manfaat buah mengkudu ?
4. Bagaimana cara pembudidayaan buah
mengkudu ?
C. Manfaat
Penulisan
Manfaat yang kami harapkan melalui
penulisan ini baik bagi kami, maupun para pembaca umumnya adalah sebagai
berikut :
1. Mengetahui pengertian buah mengkudu
2. Mengetahui zat-zat yang terkandung
dalam buah mengkudu
3. Mengetahui manfaat buah mengkudu
4. Mengetahui cara pembudidayaan buah
mengkudu
D.
Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk
:
1. Mendeskripsikan pengertian buah
mengkudu
2. Mendeskripsikan
zat yang terkandung dalam buah mengkudu
3. Mendeskripsikan
manfaat buah mengkudu
4. Mendeskripsikan
cara pembudidayaan buah mengkudu
3
E.Metode Penulisan
Untuk
mengumpulkan data yang diperlukan dalam makalah ini, kami menggunakan metode
sebagai berikut :
1. Metodi studi pustaka
Metode ini berupa pengumpulan data
yang dilakukan dengan mencari informasi-informasi penting pada buku-buku
literatur yang berhubungan dengan “Budidaya dan Manfaat Buah Mengkudu”
2. Metode pencarian di dunia maya
Metode ini dilakukan dalam rangka
untuk memperoleh data yang tidak dapat didapatkan ketika studi pustaka. Cara
ini dilakukan dengan mencari website-website yang terkait dengan dunia
komputer.
F. Pembatasan Istilah
Karya tulis ilmiah sederhana ini
berjudul “Budidaya dan Manfaat Buah Mengkudu”. Agar tidak menimbulkan salah
tafsir maka beberapa istilah yang digunakan dalam judul ini perlu diberikan
penjelasan
1. Pengertian kata budidaya
Budidaya = usaha yang bermanfaat dan memberi hasil ( KBBI,
2002:170 )
2. Pengertian kata dan
Dan = Penghubung suatu bahasa ( kata, frasa, klausa, dan kalimat
).
3. Pengertian kata manfaat
Manfaat
= guna, faedah. ( KBBI, 2002:710 )
4. Pengertian kata buah
Buah
= bagian tumbuhanyang berasal dari bunga / putik ( biasannya biji ).
(KBBI,
2002:166 )
4
5. Pengertian kata mengkudu
Mengkudu
= Pohon yang banyak manfaatnya, termasuk suku Rubiaceae,
buahnya berwarna
putih keruh, berbentuk bulat sampai bulat telur, permukaannya berbenjol-benjol,
berbiji banyak, daging buahnya yang masak lunak dan banyak mengandung air,
rasanya agak masam, digunakan sebagai obat peluruh kencing dan dapat menurunkan
tekanan darah tinggi, daunnya digunakan sebagai obat sakit perut, akar dan
kulit batangnya mengandung zat warna merah yang dipakai dipembatikan. (KBBI,
2002:732 )
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Buah Mengkudu
Klasifikasi buah mengkudu :
1. Kingdom : Plantae (tumbuhan)
2. Subkingdom : Tracheobionta (tumbuhan
berpembuluh)
3. Super Divisi : Spermatophyta
(menghasilkan biji)
4. Divisi : Mangnoliophyta (tumbuhan
berbunga)
5. Kelas : Magnoliopsida (berkeping
dua/dikotil)
6. Sub Kelas : Asteridae
7. Ordo : Rubiales
8. Famili : Rubiaceae (suku kopi-kopian)
9. Genus : Morinda
10. Spesies
: Morinda Citrifolia L.
Buah mengkudu ( Marinda Citrifolia,
Linn ) adalah termasuk jenistanaman dari keluarga Rubiaceae. Menurut beberapa
sumber, mengkudu merupakan
salah satu jenis buah-buahan yang berasal dari Asia Tenggara.
Tanaman buah mengkudu dapat tumbuh
pada ketinggian 1000 mdpl. Pada umumnya tanaman mengkudu ini banyak terdapat di
daerah tropis, termasuk Kepulauan Pasifik, Asia Tenggara, India, Philipina, dan
Amerika
Ciri-ciri buah mengkudu :
a. Pohon
Pohon mengkudu tidak terlalu besar,
tingginya antara 4-6 meter. Batangnya bengkok – bengkok, berdahan kaku, kasar,
dan memiliki akar tunggang yang tertancap ke dalam, kulit batang berwarna
coklat keabu-abuan. Kayu mengkudu mudah dikeringkan, sehingga bisa digunakan
untuk penopang tanaman lada.
5
6
b. Daun
Pohon mengkudu berdaun tebal
mengkilap. Daun mengkudu terletak berhadap-hadapan. Ukuran daun besar-besar,
tebal, dan tunggal. Tepi daun rata, ujungnya lancip pendek. Pangkal daun
berbentuk pasak, urat daun menyirip, warna hijau mengkilap, tidak berbulu.
Pangkal daun pendek. Daun mengkudu dapat dimakan sebagai sayuran. Nilai gizi
tinggi karena banyak mengandung vitamin A yang bisa menyembuhkan ambeien.
c. Batang
Batang tanaman mengkudu berwarna
coklat dengan dahan yang kaku dan kasar. Tinggi tanaman mengkudu
dapat mencapai 4-6 meter.
d. Buah
Buah mengkudu terbagi ke dalam sel-sel
polygonal yang berbintik-bintik. Buah yang masih muda berwarna hijau, semakin
tua berwarna kuning. Buah yang sudah matang berwarna putih transparan dan
lunak.
e. Bunga
Bunga mengkudu yang masih kuncup
berwarna hijau. Saat mulai mengembang berwarna putih harum dan bergerombol.
Kelopak bunga tumbuh menjadi buah matang dengan diameter 3-4 inchi.
f. Akar
Akar tanaman mengkudu berwarna coklat
kehitaman dan lapisan dalam berwarna merah agak kuning. Akar mengkudu
mengandung zat warna merah, yang dapat digunakan untuk proses membatik.
7
B. Kandungan
zat yang terdapat dalam buah mengkudu :
1. Zat anti kanker
Kandungan zat-zat kanker di dalam buah mengkudu sangat efektif
untuk melawan sel-sel abnormal.
2. Zat nutrisi
Secara keseluruhan buah mengkudu merupakan buah makanan bergizi
lengkap.
3. Terpenoid
Zat ini membantu dalam proses sintesis organik dan pemulihan
sel-sel tubuh.
4. Zat-zat anti bakteri
Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mebgkudu dapat
mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti : Pseudomonas Aeruginosa, Protens
Morganil, Staphyloccus Aureus, Bacillus Subtilis, dan Escherichia Coli.
Zat-zat anti bakteri ini juga dapat mengontrol bakteri pathogen
/ bakteri mematikan.
5. Scholopetin
Senyawa scholopetin sangat efektif sebagai unsure peradangan dan
anti alergi
6. Zat asetil ester
Zat yang dapat mematikan kuman
7. Zat motidon
Zat yang bisa melancarkan buang air besar.
8. Zat soranjidiol
Zat yang dapat memperlancar pengeluaran air seni.
9. Zat terpens
Zat yang dapat meremajakan sel-sel tubuh.
10. Zat
hipokelemestik
Zat yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
8
C. Manfaat
Buah Mengkudu
1. Daya tahan tubuh
Buah mengkudu memiliki keseibangan
empurna dari vitamin, asam amino, peptida, dan enzim. Semua nutrisi yang
terkandung sangat baik untuk meningkatkan system kekebalan tubuh.
2. Anti Inflamasi
Sari
buah mengkudu memiliki sifat anti inflamasi yang telah terbukti mampu mencegah
terjadinnya peradangan dan juga menurunkan resiko terkena serangan jantung.
3. Analgesik
Buah
mengkudu dikenal sebagai obat penghilang rasa sakit dan daunnya bisa digunakan
untuk meredam sakit kepala. Mengkudu memiliki kandungan analgesik sebanyak 75 %
yang efektif sebagai morfin sulfat dalam mengurangi nyeri sendi.
4. Mengendalikan tekanan darah
Makan
buah mengkudu dalam bentuk jus, buah segar atau suplemen
sangat dianjurkan, karena kandungan nutrisinya bisa mencegah
terkena hipertensi. Tekanan darah menjadi lebih stabil.
5. Hipertensi
Bahan = 2 sendok buah mengkudu yang telah masak dan 1 sendok
makan madu
Cara membuat = Buah mengkudu diperas untuk diambil airnya,
kemudian dicampur dengan madu secara merata dan disaring. Minum dan diulangi 2
kali sehari.
6. Demam ( masuk angin / influenza )
Bahan = 1 buah mengkudu dan 1 rimpang kencur
9
Cara membuat = Kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air
sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, lalu disaring. Diminum 2 kali sehari,
pagi dan sore.
7. Penyakit perut
Bahan = 2 lembar daun mengkudu, minyak kelapa secukupnya
Cara membuat = 2 lembar daun mengkudu dicuci dan dikeringkan,
kemudian olesilah dengan minyak kelapa sampai merata. Hangatkan daun di atas
perapian sampai layu, lalu tempelkan pada perut si penderita, sedangkan lembar
yang lainnya pada punggung.
8. Amandel
Bahan = 1 buah mengkudu yang sudah masak, daun jinten 1/5
genggam, dan 3 sendok makan madu.
Cara membuat = Ambil buah mengkudu yang sudah masak 1 buah, daun
jinten 1/5 genggam dicuci bersih, lalu ditumbuk halus, diperas dan disaring.
Beri madu asli 3 sendok makan, lalu diminum 2 kali sehari.
9. Batuk
Bahan = 1 buah mengkudu, air masak 3 sendok makan yang telah
diberi cuka dan kapur sirih sedikit.
Cara membuat = 1 buah mengkudu dicuci bersih, lalu ditumbuk
halus, diberi air masak 3 sendok makan yang telah diberi cuka dan kapur sirih sedikit,
diperas dan disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.
10. Menghilangkan
sisik di kaki
Bahan = Buah mengkudu yang sudah masak
Cara membuat = Bagian kaki yang bersisik digosok dengan buah
mengkudu tersebut sampai merata dan dibiarkan selama 5-10 menit, lalu
dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air hangat.
10
D. Budidaya
Buah Mengkudu
1. Penyiapan bibit tanaman
Bibit mengkudu dapat diperoleh dengan
perbanyakan generative dan vegetative. Pohon induk harus memenuhi persyaratan
sebagai berikut :
a. Memiliki pertumbuhan yang subur dan
normal.
b. Berubah antara 3-5 tahun
c. Produktif tumbuh
Secara generative yaitu dengan
menggunakan biji, sedangkan secara vegetative dapat menggunakan stek batang.
Sampai saat ini belum ada data hasil penelitian yang berkaitan dengan teknologi
pembibitan tanaman mengkudu. Meskipun demikian, perbanyakan dapat dilakukan
dengan pencangkokan batang.
2. Persiapan lahan
Lahan untuk budidaya mengkudu berupa lubang tanam. Ukuran dan
jarak lubang tanam sangat bervariasi. Dapat dipilih dari 30cm x 30cm x 30cm,
40cm x 40cm x 40cm, atau 60cm x 60cm x 60cm, dengan jarak 2,5m x 2m, 4m x 4m,
atau 5m x 5m, tergantung tingkat kesuburan tanah. Lubang tanam dibuat 15 hari
sebelum penanaman.
3. Penanaman
Pada saat penanaman dan pengembalian tanah ke dalam lubang,
terlebih dahulu tanah tersebut dicampur dengan pupuk kandang sebanyak
20-40/lubang. Setelah penanaman dilakukan penyiraman untuk menjaga kelembapan
tanah dan mempercepat tanah pada akar mengkudu.
4. Pemeliharaan
Pemeliharaan yang biasa dilakukan adalah penyiangan dan
penggemburan tanah, pengairan, pemupukan, pembentukan pohon, dan proteksi
tanaman.
a. Penyiangan dan penggemburan tanah
11
Penyiangan
dapat dilakukan sebulan sekali atau tergantung intensitas gulma yang ada.
Penggemburan tanah dilakukan bersamaan dengan penyiangan untuk menjamin
perakaran tumbuh baik.
b. Pengairan
Pengairan
dilakukan secara kontinyu, terutama pada fase awal pertumbuhan. Kemudian
dikurangi secara bertahap, disesuaikan dengan keadaan tanah yang terpenting
adalah tanah jangan sampai kekeringan.
c. Pemupukan
Pupuk
yang diberikan berupa pupuk organic dan pupuk anprganik. Pupuk organic diberikan
6-8 kali setahun, masing-masing 20-40kg. Sedangkan pupuk anorganik diberikan
1-2 kali sebulan dengan dosis 100-300 gr/pohon, campuran ure SP-36 dan KCL/NPK
sebanyak 300-500 gr/pohon. Pada fase pembuahan sebaiknya diberi pupuk SP-36
dosis lebih tinggi agar kontinyu berubah.
d. Penanaman pohon
Pembentukan
pohon dengan memamgkas cabang, ranting yang terlalu rimbun dan tidak sehat,
agar C/N ratio dalam tubuh tanaman seimbang sehingga tanaman produktif berubah.
e. Proteksi tanaman
Proteksi
dilakukan terhadap hama dan penyakit. Hama yang sering menyerang adalah semut,
kutu putih, dan kutu daun. Sedangkan penyakit yang sering muncul adalah bercak
daun dan kapang jelaga.
5. Pemanenan
Panen
pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 2 tahun. Pembuahan terjadi secara
kontinyu sepanjang tahun. Panen dapat dilakukan sampai 8 kali sebulan, sehingga
dalam setahun dapat panen 88 kali produktivitas buah perbulan adalah 5 kg setiap
kali panen. Jika populasi tanaman tiap hektarnya kurang lebih 400 pohon, maka
populasi buah pertahun adalah 176 ton. Panen paling baik
12
dilakukan pagi dan sore hari. Panen dilakukan dengan petik pilih
menggunakan tangan, karena buah yang matang rentan rusak dan penyok.
Karateristik buah tua adalah ukurannya
maksimum, kulit buah berwarna keputih-putihan dan terdapat benjolan atau bekas
kelopak bunga berwarna coklat atau kehitam-hitaman. Penanganan pasca panen pun
harus sesegera mungkin untuk menghindari kerusakan buah, karena buah tua banyak
mengandung air.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil uraian yang saya baca tentang Buah Mengkudu, dapat
disimpulkan sebagai berikut:
1. Buah mengkudu ternyata banyak mengandung kandungan
zat yang sangat berguna bagi tubuh.
2. Buah mengkudu yang rasanya yang tidak
enak, baunnya yang tidak sedap dan getir, ternyata dapat diolah buahnya sebagai
obat.
B. Saran
1. Agar masyarakat dapat memanfaatkan
buah mengkudu.
2. Agar masyarakat bisa mengolah buah
mengkudu yang kaya akan manfaat tersebut.
3. Agar masyarakat mengerti cara
pembudidayaan buah mengkudu.
13
DAFTAR PUSTAKA
Depdiknas.2002.Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta:Balai
Pustaka.
Diakses pada tanggal 26 Januari 2014
http://id.wikipedia.org/wiki/Mengkudu. Diakses paada tanggal 25 Desember 2013
Susilowati, Eko.2007.TOGA Tanaman Obat Keluarga.Jakarta:Sinar Cemerlang
Abadi.

1 comments:
Write commentshttp://adf.ly/?id=11397337
Reply